VIDEO !. Komang Budiasa, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal

Oleh: kristawan | 10 Mei 2017
Dibaca: 7930 Pengunjung

Komang Budiasa, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal


KLUNGKUNG, www.citizenbali.com | Baru satu jam pencarian, di hari kedua pencarian, oleh tim BPBD Klungkung, Basarnas, kepolisian dan masyarakat setempat, korban terseret arus dan tenggelam usai mancing, di Kawasan Eks galian C, Dusun Dukuh, Desa Gelgel Klungkung, Senin petang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, sekitar 500 meter dari posisi aawal hilang.

“Kami temukan korban kondisi meninggal, dan dengan ciri-ciri sama yakni mengenakan jaket kain, dan dengan celana dalam saja, karena saat menyeberang celananya dibuka, korban ditemukan pukul 8.50 wita, saat petugas BPBD Klungkung dan basarnas melakukan penyisiran,”terang Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada, Rabu 10 Mei 2017.

Saat ditemukan korban sudah mengeluarkan bau busuk dan dipenuhi lumpur, nempel dan ngambang dengan tanaman eceng gondok.

Untuk keperluan visum, korban langsung dibawa ke RSUD Klungkung menggunakan ambulan PMI Klungkung. Setelah visum lengkap korban langsung dibawa kerumah duka oleh keluarganya, di Desa Kamasan.

Menurut cerita salah satu korban, Wahyu Saputra (10), Pada senin sekitar pukul satu siang, dia bersama pamannya Saleh melakukan aktifitas mancing di kawasan Hilir Tukad unda tepatnya di kawasan kubangan galian C, Dusun Dukuh, Desa Gelgel. “Jam nam pas dengar suara Trisandya saya dan paman pulang dengan membawa tangkapan tiga ekor ikan, dan naas arus deras, saya yang digendong paman ikut terjatuh karena paman terjatuh saat itu,” terangnya saat menunjukkan lokasi persis jatuhnya korban, Selasa 9 Mei 2017.

Dan pada saat itu, dia langsung bisa kepinggir sedangkan pamannya tetap terseret arus. Kemudian orang lain yang juga ikut menyeberang yakni Komang Budiasa (35), menangkap korban Saleh, dan saleh selamat dan sempat mendapat pertolongan petugas kris. Namun naasnya, korban Budiasa malah terus terseret karena tidak bisa berenang,lengkap dengan jaket dan peralatan mancing yang dibawanya. “Tepat ditengah kubangan bapak itu lambai-lambaikan tangan dan menghilang, karena gelap hingga tidak bisa terlihat,” ujarnya. [ist].





Berita Terkait:


Berita Lainnya:

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Terpopuler
Fans Page