Word Ocean Day dan Coral Triangle Day di Nusa Penida

Oleh: kristawan | 10 Juni 2017
Dibaca: 5301 Pengunjung

Word Ocean Day dan Coral Triangle Day di Nusa Penida

Pucak peringatan Word Ocean Day dan Coral Triangle Day di Nusa Penida


KLUNGKUNG, www.citizenbali.com | Kecamatan Nusa Penida, Klungkung dinyatakan sebagai Kawasan Konservasi Perairan (KKP) berdasarkan keputusan mentri perikanan no 24 tahun 2014 silam dan peresmian dilaksanakan pada Nusa Penida Festival pertama.   KKP Nusa Penida dibentuk dengan salah satu tujuannya itu perikanan yang berkelanjutan selain pariwisata yang berkelanjutan dan perlindungan keanekaragaman hayati laut. Di dalam KKP diatur zona-zona seperti zona inti yang gunanya untuk melindungi tempat-tempat ikan berpijah dan bertelur sehingga zona ini sama sekali tidak boleh diganggu. Dengan jumlah karang kurang lebih 600 jenis karang atau 75% populasi coral dunia dan 567 jenis ikan di perairan Nusa Penida.

Sementara itu zona perikanan berkelanjutan diperuntukkan agar nelayan Nusa Penida tetap dapat menangkap ikan, tentunya dengan alat tangkap dan cara-cara yang ramah lingkungan.   Sementara zona lainnya juga berperan di dalam melindungi terumbu karang, hutan bakau dan padang lamun yang merupakan ekosistem penting pesisir dimana ikan dan biota laut lainnya bereproduksi, bertelur, berlindung dan mencari makan di dalamnnya.  

Berdasarkan hal itulah, Nusa Penida juga dikenal sebagai  Segitiga Terumbu Karang Dunia (coral triangle). Dan Untuk tahun 2017 puncak peringatan Word Ocean Day dan Coral Triangle Day dilaksanakan di Nusa Penida bertempat di Wantilan Pura Dalem Ped, pada Jumat 9 Juni 2017. Dalam peringatan tersebut hadir Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny, Ayu Suwirta. Selain itu, juga turut hadir Direktur Konservasi dan Keanegaraman Hayati Laut Andi Rusandi, Camat Nusa Penida I Gusti Gede Agung Putra Mahajaya serta masyarakat setempat.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa di Nusa Penida sudah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Perairan (KKP), oleh karena itu Bupati berharap agar masyarakat jangan hanya menghandalkan potensi alam, tetapi keanekaragaman budaya harus terus dijaga dan dilestarikan. “Keanegaraman budaya harus dijaga dan dilestarikan, agar keseimbagan tetap terjaga” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penggelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Suko Wardono menyampaikan, Peringatan Word Ocean Day dan Coral Triangle Day 2017 merupakan moment titik tolak bagi kita untuk selalu menjaga dan melestarikan sumber daya yang ada di laut selalu tertanam pada kita semua.

Sejalan dengan peringatan agar Ocean Day dan CT Day, Pemerintah Kabupaten KLungkung bersama BPSPL Denpasar dan CTC telah melakukan beberapa kegiatan antara lain cerdas cermat bagi siswa SMP dengan substansi sumberdaya laut dan konservasi , bersih pantai dan laut dan deklarasi stop buang sampah.  “Mari kita bersama jaga keanekaragaman laut, kurangi membuang sampah plastic dan stop buang sampah ke laut,” harapnya. [ist].

 





Berita Terkait:


Berita Lainnya:

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Fans Page