Helikopter FINNS SGI Air Bali Dikerahkan Cari Speed Boat Mati Mesin di Manta Point

Tiga orang di dalam speed boat masih dalam pencarian setelah mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida

Berita14 Dilihat

DENPASAR-Citizenbali.com – Operasi pencarian speed boat yang mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, Klungkung, terus dilakukan tim SAR gabungan. Dalam operasi tersebut, helikopter FINNS SGI Air Bali turut dikerahkan untuk membantu pencarian dari udara.

Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, mengatakan selain menggunakan kapal negara (KN) Arjuna 229, tim SAR juga mengerahkan helikopter untuk memperluas area pencarian.

“Selain KN Arjuna 229, operasi pencarian juga menggerakkan helikopter FINNS SGI Air Bali,” kata Juni Antara, Selasa (15/9/2026) di Denpasar.

Ia menjelaskan, pada awal laporan diterima, informasi yang diperoleh menyebutkan hanya terdapat satu orang di dalam speed boat yang mengalami mati mesin tersebut. Orang itu diketahui bernama I Nyoman Budiana yang merupakan kapten kapal.

Namun, setelah dilakukan konfirmasi dan pendalaman informasi, diketahui masih terdapat dua orang lainnya yang berada di dalam speed boat tersebut. Keduanya masing-masing bernama Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena yang diketahui sebagai anak buah kapal (ABK).

Juni Antara menerangkan, setelah menerima laporan kejadian pada Sabtu (12/9/2026), tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan berbagai peralatan.

Pencarian tidak hanya dilakukan oleh tim SAR gabungan. Belasan perahu milik kelompok nelayan juga ikut dilibatkan untuk menyisir wilayah perairan yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan speed boat tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Benoa juga telah dilakukan sejak pagi hingga sore hari guna membantu pemantauan dan memperluas informasi terkait pergerakan di wilayah perairan tersebut.

Menurut Juni Antara, tim SAR sebelumnya telah melakukan pemetaan atau plotting area pencarian dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk arah dan kecepatan angin serta arus laut.

READ  DPRD Bali Minta Pemkab Badung Serius Hadapi Kasasi Sengketa Menara

“Kami sudah plotting area pencarian dengan perhitungan arah dan kecepatan angin serta arus. Sesuai dengan perhitungan, namun pencarian dengan kedua alut belum memberikan hasil,” ujarnya.

Hingga Selasa (15/9/2026), upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan dukungan dari pihak terkait. Tim juga terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan keberadaan speed boat beserta tiga orang di dalamnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *