TIMIKA –Citizenbali.com| Komitmen Kodam IX/Udayana dalam memastikan kesiapan operasi sekaligus menjaga moril prajurit yang melaksanakan tugas negara di Papua kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, ke sejumlah Pos Satuan Tugas (Satgas) Operasi di wilayah Papua, Selasa (21/7/2026).
Kunjungan diawali dengan meninjau Pos Satgas Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY). Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melihat langsung kondisi personel dan kesiapan operasional satuan, sekaligus memberikan arahan serta motivasi kepada prajurit yang tengah mengemban tugas menjaga keamanan wilayah.
Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan meninjau Pos Satgas Yonif 744/Satya Yudha Bhakti (SYB) menggunakan helikopter. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas operasi berjalan optimal.Di sela-sela rangkaian kegiatan, Pangdam IX/Udayana menyempatkan diri mengunjungi Praka Stefanus Milikior Mali, prajurit Yonif 744/Satya Yudha Bhakti yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Tingkat IV Timika.
Kehadiran Pangdam berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap prajurit yang sedang menjalani proses pemulihan kesehatan.Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan semangat dan motivasi kepada Praka Stefanus agar tetap optimistis menjalani proses pemulihan.
“Prajurit adalah aset yang sangat berharga bagi satuan dan bangsa. Kesembuhan anggota merupakan harapan kita bersama. Tetap semangat, ikuti seluruh anjuran tim medis, dan yakinlah bahwa keluarga besar Kodam IX/Udayana akan selalu memberikan dukungan. Tidak ada prajurit yang berjuang sendirian,” tegas Pangdam.
Perhatian tersebut mendapat apresiasi dari Komandan Yonif 744/Satya Yudha Bhakti, Letkol Inf Ronaldo Konstantin. Menurutnya, kehadiran Pangdam menjadi penyemangat, tidak hanya bagi prajurit yang sedang menjalani perawatan, tetapi juga bagi seluruh personel Yonif 744/SYB yang tengah melaksanakan tugas operasi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada prajurit kami. Kehadiran beliau menjadi suntikan semangat yang luar biasa, tidak hanya bagi personel yang sedang dirawat, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Yonif 744/Satya Yudha Bhakti,” ujar Danyon.
Usai mengunjungi prajurit yang menjalani perawatan, Pangdam IX/Udayana bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III di Mile 32, Timika.Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kogabwilhan III tersebut dihadiri Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto S.I.P., M.Si., beserta para pejabat utama Kogabwilhan III.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan. Kedua pimpinan TNI tersebut bertukar informasi strategis mengenai perkembangan situasi pertahanan dan keamanan di wilayah Indonesia Timur. Selain itu, keduanya membahas berbagai langkah penguatan sinergi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas operasi.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam pernyataan persnya menyampaikan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke daerah operasi merupakan wujud kepemimpinan yang hadir langsung di tengah prajurit.
Menurutnya, selain memastikan kesiapan operasional satuan, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi personel yang sedang menjalankan tugas negara maupun yang tengah menjalani perawatan.
“Di sisi lain, silaturahmi dengan Kogabwilhan III semakin memperkuat sinergi dan soliditas antarsatuan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Indonesia Timur,” ujar Amrizal.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kapendam menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan prajurit, kesiapan operasi, serta penguatan koordinasi antarsatuan merupakan bagian penting dalam menjaga profesionalisme TNI.
Sinergi yang semakin erat antara Kodam IX/Udayana dan Kogabwilhan III diharapkan mampu memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus menjaga stabilitas keamanan demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*/CB-Pendam



