“Mendengar teriakan Rampik, Putri bergegas turun dan bersama Rampik keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri,” kata Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.
Teriakan tersebut membangunkan warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berdatangan setelah membunyikan kentongan. Mereka berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan ember dan selang air sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Laporan kebakaran diterima Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung sekitar pukul 02.09 Wita.Komandan Peleton Diskarmat Badung, I Kadek Budana, mengatakan petugas langsung diberangkatkan sekitar lima menit setelah menerima laporan. Armada tiba di lokasi sekitar pukul 02.24 Wita.
Dua unit mobil pemadam dikerahkan dari Pos Induk BW-19 dan Pos Mengwi BW. Petugas berjibaku menjinakkan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam.Dalam proses tersebut, petugas menghabiskan sekitar 10.000 liter air untuk memastikan api benar-benar padam.







