Koster juga mendorong atlet Bali untuk meningkatkan capaian prestasi pada ajang nasional. Jika sebelumnya Bali berada di peringkat ketujuh, ia berharap posisi tersebut dapat diperbaiki pada PON mendatang.”Khususnya PON mendatang, Bali dapat menduduki posisi ke-5, atau setidaknya tetap bertahan di posisi ke-7,” tegasnya.
Menurut Koster, target tersebut membutuhkan perubahan dalam berbagai aspek, mulai dari pola pembinaan atlet, peningkatan sarana dan prasarana, hingga dukungan terhadap kebutuhan atlet dan cabang olahraga.Ia menilai keberhasilan organisasi tidak dapat dilepaskan dari perencanaan yang matang dan komitmen bersama. Karena itu, Koster berharap KONI Bali mampu menjalankan program secara lebih terarah dan konsisten.
“Perlu digaris bawahi bahwa sebuah organisasi tanpa perencanaan yang matang, tanpa komitmen bersama yang baik, tanpa kesadaran yang baik akan mustahil organisasi itu dapat berjalan maksimal dan optimal,” imbuhnya.Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengatakan Rakerprov menjadi bagian dari upaya KONI melakukan evaluasi sekaligus menata program pembinaan olahraga di Bali.
Menurut Giri Prasta, salah satu fokus pembahasan adalah persiapan Porprov 2027. Ia berharap penyelenggaraan Porprov mendatang dapat dipersiapkan lebih matang sehingga tidak menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.







