“Awalnya mobil bergerak lurus di lajur kanan, dan sepeda motor bergerak di lajur kiri,” ujar Ipda Nila.
Setibanya di lokasi kejadian, PS yang merupakan warga asal Desa Banjar, Buleleng, diduga berusaha mendahului mobil BYD dari sisi kiri. Namun, saat hendak mendahului, sepeda motor tersebut diduga berpindah ke lajur kanan yang sedang dilalui kendaraan roda empat.
“Setelah kecelakaan itu, sepeda motor berpindah lajur dari samping kiri ke sisi kanan, sehingga terjadi tabrakan,” tambahnya.
Benturan tersebut membuat sepeda motor Nmax terhempas ke depan hingga menghantam pembatas jalan. PS mengalami sejumlah luka berat pada bagian tubuhnya.







