“Melalui Rakerprov ini, kami sedang melakukan tatanan agar tidak ada lagi persoalan ketika melaksanakan Porprov,” kata Giri Prasta.Ia menjelaskan, Porprov juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penjaringan atlet potensial sebelum menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. KONI Bali akan melibatkan KONI kabupaten/kota dalam persiapan tersebut agar pembinaan dapat berjalan lebih terarah.
Giri Prasta berharap atlet-atlet Bali yang telah memiliki pengalaman di tingkat internasional dapat menjadi bagian dari kekuatan Bali saat berlaga pada PON XXII. Karena itu, pembinaan melalui Porprov dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet.
Selain itu, KONI Bali berencana menggelar pemusatan latihan daerah dan persiapan menuju ajang pra-PON. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan atlet sehingga mampu meraih hasil maksimal.”Tatanan ini juga menutup kepentingan politik yang masuk, dan ini real untuk olahraga, dan berkomitmen untuk Bali yang berprestasi,” ungkapnya.
Giri Prasta juga menegaskan komitmen KONI Bali untuk menjalankan organisasi sesuai aturan, termasuk dalam hal pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran.”Seribu rupiah pun akan dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan,” tegas Giri Prasta.









