Gubernur Koster Dorong Gerakan Tanam Mangrove Setiap Bulan, Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

Bali6 Dilihat

“Setiap bulan kita membuat gerakan penanaman mangrove dengan melibatkan anak-anak sekolah. Gerakan ini juga akan terus dilanjutkan bersama para pelaku usaha maupun pihak lainnya agar lebih progresif dalam memperluas penanaman mangrove,” tegasnya.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 tersebut turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, serta jajaran kementerian, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, pelajar, dan masyarakat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Mangrove merupakan sumber pendapatan nelayan dan masyarakat pesisir serta menjadi penopang utama sumber daya kelautan. Indonesia memiliki sekitar 23 persen mangrove dunia, namun setiap tahun menghadapi laju kerusakan sekitar 52 ribu hektare,” ujarnya.

Trenggono menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove. Menurutnya, pesisir yang sehat akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem mangrove. Ia menyebut Indonesia memiliki sekitar 3,45 juta hektare hutan mangrove yang perlu dikelola secara berkelanjutan.

READ  Gubernur Koster Pimpin Rapat Penetapan LP2B, Target Nasional 87 Persen Tercapai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *