“Mangrove merupakan benteng alami dari abrasi, penyaring polutan, penghasil oksigen, sekaligus sumber pendapatan masyarakat pesisir. Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem ini dan komitmen bersama menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menambahkan, pelestarian mangrove merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Melestarikan lingkungan hidup berarti juga melestarikan manusia beserta kebudayaannya. Hari ini kita tidak hanya merayakan, tetapi membuktikannya melalui aksi nyata penanaman pohon bersama ribuan peserta,” katanya.
Dalam peringatan tersebut, ribuan bibit mangrove ditanam di sejumlah lokasi. Khusus di kawasan Batu Lumbang, sebanyak 15.000 bibit mangrove ditanam dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga.
Secara simbolis, Gubernur Koster bersama Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kelautan dan Perikanan, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Arya Wibawa, serta jajaran pemerintah pusat turut melakukan penanaman mangrove di kawasan Batu Lumbang yang juga menjadi pusat pembibitan mangrove.(*)







