Dalam kesempatan tersebut, Maruarar menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas akses pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Berbagai kemudahan pembiayaan juga terus didorong agar kepemilikan rumah semakin terjangkau.
Ia mengungkapkan, program bedah rumah di Provinsi Bali mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya 31 unit, tahun ini jumlahnya mencapai 4.184 unit.
Menurut Maruarar, peningkatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Namun, setiap program pemerintah harus terus dievaluasi dan dikembangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat juga diharapkan dilaksanakan secara profesional, berintegritas, cepat, transparan, serta tidak berbelit-belit,” ucapnya.






