Bandara Ngurah Rai Gelar Latihan Darurat Skala Penuh, Tiga Skenario Disiapkan

rport Emergency Exercise meliputi simulasi kebakaran gedung, gangguan keamanan, hingga kecelakaan pesawat

Berita18 Dilihat

BADUNG – Citizenbali.com | Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali bersama seluruh komunitas bandara akan menggelar Airport Emergency Exercise (AEE) pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut merupakan latihan penanggulangan keadaan darurat skala penuh atau full scale exercise.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya untuk menguji kesiapan seluruh personel dan komunitas bandara dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kegiatan ini merupakan latihan penanggulangan keadaan darurat skala penuh (full scale exercise),” kata Nugroho Jati, Selasa (15/9/2026) di Badung.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Airport Emergency Exercise bertujuan menguji efektivitas dokumen Airport Emergency Plan (AEP) serta prosedur penanganan keadaan darurat yang berlaku di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Selain itu, latihan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memastikan fungsi komando, koordinasi, dan komunikasi antarunit maupun instansi terkait dapat berjalan efektif ketika menghadapi berbagai kondisi darurat.

Dalam pelaksanaannya, AEE akan melibatkan tiga skenario latihan, yakni Building Fire Exercise, Airport Security Exercise, dan Aircraft Accident Exercise.

Ketiga skenario tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel serta efektivitas prosedur dalam menghadapi kondisi yang berbeda. Skenario meliputi penanganan kebakaran gedung, gangguan keamanan di kawasan bandara, hingga simulasi penanganan kecelakaan pesawat udara.

Meski merupakan kegiatan latihan, pelaksanaan Airport Emergency Exercise akan dibuat menyerupai kondisi darurat sebenarnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan masing-masing pihak sekaligus mengidentifikasi potensi evaluasi dan penyempurnaan terhadap prosedur yang telah ditetapkan.

“Selain itu, kegiatan ini juga melatih jalur koordinasi, sinergi, dan kesiapan seluruh komunitas bandara dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan terarah apabila terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

READ  I Wayan Sumertayasa Pimpin Kejari Badung, Gantikan Sutrisno Margi Utomo

Nugroho menambahkan, sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan ke Pulau Bali, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk terus memastikan aspek keamanan dan keselamatan dalam operasional penerbangan.

Menurutnya, pelaksanaan Airport Emergency Exercise menjadi penting untuk menguji sekaligus memastikan kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat di lingkungan bandara.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terhadap peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Harapannya, kesiapan ini dapat terus terjaga sehingga mampu memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jasa, serta kelancaran operasional penerbangan,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *