Rumah dan Tempat Potong Ayam di Kesiman Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta

Berita34 Dilihat

Menurutnya, api dengan cepat membesar dan merambat karena material bangunan gubuk didominasi bahan triplek. Kondisi tersebut diperparah hembusan angin yang cukup kencang saat kejadian.

Saksi lainnya, Siti Lailatul Fitrian (21), mengaku sedang berada di rumah ketika mendengar teriakan warga dari luar. Saat hendak keluar, ia melihat kobaran api sudah membesar di area gubuk bagian depan.

Siti kemudian meminta bantuan warga sekitar dan bergegas menjemput pemilik rumah yang saat itu sedang berjualan di Pasar Renon.

Mendengar adanya kebakaran, warga setempat berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan selang air. Namun, kobaran api sulit dikendalikan hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.

READ  Dua Polisi Diduga Terseret Kasus Senpi Ilegal, Penyidik Dalami Rangkaian Transaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *