Selain itu, pihaknya ingin mengetahui bagaimana Denpasar mengintegrasikan pelayanan publik, mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan sejarah, sekaligus menjaga identitas Kota Pusaka sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami melihat Denpasar memiliki banyak inovasi yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain. Melalui kunjungan ini kami ingin belajar mengenai implementasi Smart City, integrasi layanan publik, pengembangan pariwisata budaya dan sejarah, hingga pengelolaan Heritage City. Harapannya, berbagai praktik baik yang telah diterapkan di Denpasar dapat kami adaptasi sesuai karakteristik daerah kami,” ujar Markus.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Denpasar sebagai tujuan kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar informasi, pengalaman dan inovasi guna memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pada prinsipnya kami menyambut baik kunjungan kerja ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antardaerah. Setiap daerah memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing, sehingga melalui forum seperti ini kita dapat saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, sekaligus membangun sinergi untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” kata Jaya Negara.







