Lebih lanjut, Jaya Negara menjelaskan Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen mengembangkan transformasi digital melalui implementasi Smart City yang terintegrasi dengan berbagai layanan publik.
Di sisi lain, pembangunan kota tetap diarahkan agar berpijak pada pelestarian budaya, sejarah dan kearifan lokal sebagai identitas Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan kawasan heritage, penguatan ekosistem pariwisata budaya, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian dari modal pembangunan.
“Kami berharap kerja sama ini mampu memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di masa mendatang,” pungkasnya.(*)







