Bedah Buku Rocky Gerung, Koster Ajak Generasi Muda Jaga Semangat Marhaenisme di Era Digital

Berita65 Dilihat

Koster juga tidak sepakat dengan anggapan yang menyebut Generasi Z sebagai kelompok yang cenderung apatis dan individualistis. Ia justru melihat banyak anak muda tetap menunjukkan kepedulian terhadap berbagai persoalan, mulai dari isu keadilan dan kesetaraan hingga persoalan ekonomi, perubahan iklim, dan masa depan bangsa.

“Kehadiran mahasiswa dalam forum bedah buku seperti ini merupakan bukti bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk berpikir, membaca, berdiskusi, dan mencari jawaban atas berbagai persoalan kebangsaan,” katanya.

Ia berharap forum akademik semacam ini dapat menjadi sarana untuk membangun tradisi demokrasi yang sehat. Perbedaan pandangan, menurutnya, harus dihadapi melalui dialog dan argumentasi yang rasional, bukan dengan kemarahan atau sikap saling menjatuhkan.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengaitkan pembangunan Bali dengan pentingnya membangun kualitas manusia dan nilai-nilai kehidupan. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur dan aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan budaya, moralitas, nilai kemanusiaan, dan keharmonisan.

Hal tersebut sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Visi tersebut menempatkan upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya sebagai bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, baik secara sekala maupun niskala.

Koster menilai semangat yang dibangun dalam kegiatan bedah buku juga memiliki hubungan dengan nilai-nilai Sad Kerthi. Menurutnya, kebiasaan membaca dan berpikir kritis dapat menjadi bagian dari Atma Kerthi melalui upaya membangun kualitas pikiran dan jiwa.

Sementara kepedulian terhadap sesama menjadi wujud Jana Kerthi yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dalam kehidupan. Adapun komitmen untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan lingkungan serta kehidupan bersama merupakan bagian dari semangat Jagat Kerthi.

READ  Perkuat Arah Pembangunan, Pemkot Denpasar dan Banggar DPRD Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026

Lebih jauh, Koster mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan Bali. Generasi muda, kata dia, harus mengambil peran sebagai pihak yang ikut menentukan arah pembangunan sekaligus menjaga masa depan Pulau Dewata.

Namun, keterlibatan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman harus tetap berlandaskan identitas dan kearifan lokal Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *