Kesiapan tersebut terutama ditujukan untuk menjamin keselamatan para delegasi, Menteri Kesehatan, tamu VIP, serta seluruh peserta pertemuan. Dalam kondisi darurat, personel bertugas membantu proses evakuasi dari dalam gedung menuju titik kumpul aman atau assembly point melalui jalur yang telah ditentukan.
AKP I Nengah Sarjana mengatakan, keberadaan Unit Escape merupakan bagian dari langkah antisipasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan selama kegiatan internasional tersebut.
“Kami siaga penuh di pintu escape Ballroom. Jika terjadi situasi kontinjensi, kami siap bergerak cepat untuk mengevakuasi seluruh delegasi menuju titik aman dengan tertib dan terukur,” ujarnya.







