Melalui SIMANTAP, data paket pekerjaan diharapkan dapat dikelola dalam satu sistem informasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, proses pencarian informasi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dokumen fisik atau arsip yang tersebar, tetapi dapat dilakukan melalui sistem yang menyajikan informasi secara lebih terorganisasi.
Kepala Dinas PUPRKIM Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha, S.T., M.T., Jumat (24/7/2026), menyampaikan bahwa pengembangan SIMANTAP merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam pengelolaan pembangunan infrastruktur.
“SIMANTAP kami hadirkan sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan terhadap pengelolaan data paket pekerjaan yang lebih tertib, cepat, dan mudah diakses. Dengan adanya sistem ini, informasi dapat dikelola secara lebih sistematis sehingga mendukung proses perencanaan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi pekerjaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, tambah dia, SIMANTAP diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi kerja aparatur. Informasi mengenai paket pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu untuk ditelusuri melalui berbagai dokumen dapat disajikan secara lebih cepat dan terstruktur.
Selain mendukung kebutuhan internal organisasi, keberadaan SIMANTAP juga diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan informasi kepada pimpinan, perangkat daerah terkait, maupun pemangku kepentingan lainnya yang membutuhkan informasi pembangunan infrastruktur.













