Lebih dari sekadar kisah keluarga, Dear You juga menggambarkan bagaimana sejarah dan budaya dapat menjadi bagian penting dalam membentuk identitas seseorang.
“Film ini mengangkat nilai-nilai kehidupan masyarakat Tionghoa perantauan, termasuk bagaimana hubungan dengan keluarga dan tanah leluhur tetap dipelihara dari generasi ke generasi,” tuturnya.
Melalui kegiatan nonton bersama ini, PSGF Bali ingin menciptakan kesempatan bagi para anggota untuk berkumpul, berbagi pengalaman, serta menikmati karya yang dapat menjadi ruang untuk mengenal nilai-nilai dan keberagaman budaya.
Lebih dari sekadar menikmati tayangan bersama, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan hubungan antaranggota, sekaligus membangun apresiasi terhadap keberagaman budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Kisah yang dihadirkan dalam Dear You menjadi pengingat bahwa budaya tidak hanya tersimpan dalam bentuk tradisi dan peninggalan sejarah, tetapi juga hidup melalui cerita, keluarga, dan hubungan antarmanusia.













